Thursday, March 01, 2012

Bupati Indramayu: Kemiskinan di Indramayu akan Berkurang bahkan Hilang

Berbagai terobosan terus dilakukan oleh Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah untuk terus menekan angka kemiskinan di wilayahnya. Kali ini orang nomor satu di Indramayu itu memerintahkan kepada para kuwu untuk bisa memiliki Baitul Mal (Rumah Zakat) sebagai upaya untuk mengatasi persoalan kemiskinan di desanya.
Keinginan untuk mengembalikan kesejahteraan masyarakat seperti pada masa yang lalu ini ditegaskan Anna Sophanah di hadapan para kuwu ketika melakukan kunjungan kerja di berbagai kecamatan untuk menyalurkan bantuan dari BAZ Kabupaten Indramayu.
Keberadaan Baitul Mal ini diharapkan didapat dari swadaya masyarakat yang mampu, setelah terkumpul cukup banyak maka pada saat situasi sulit dan paceklik, Baitul Mal itu bisa disalurkan kepada warga miskin yang ada di desa tersebut. Rencana ini diharapkan bisa meningkatkan solidaritas sosial warga terhadap lingkungan sekitarnya di tengah kondisi yang semakin individualistis tersebut.
Baitul Mal, selain untuk mengatasi persoalan yang ada di desa, juga sebagai upaya untuk melihat kinerja kepemimpinan para kuwu. “Rencana pembuatan Baitul Mal ini merupakan tantangan bagi para kuwu, kuwu harus bisa menggerakan masyarakatnya. Dan yang terpenting dari Baitul Mal desa ini adalah meningkatkan solidaritas sosial di tengah-tengah masyarakat,” tegas Anna.
Anna menambahkan, potensi pengelolaan zakat di Kabupaten Indramayu jika dimaksimalkan bisa menghasilkan potensi yang sangat luar biasa. Saat ini jumlah penduduk Indramayu telah mencapai 1,8 juta jiwa. Sementara jumlah PNS mencapai sekitar 18.000 orang yang merupakan 10 persen dari jumlah penduduk. Zakat yang didapatkan selama tahun 2011 yang lalu dari zakat profesi mencapai 8,5 miliar. Maka jika seluruh potensi penduduk bisa digerakan maka zakat yang didapat bisa mencapai 850 miliar.
Baitul Mal desa yang diharapkan ini adalah untuk menampung zakat dari masyarakat desa yang bukan PNS, terutama dari para pelaku wiraswasta, pedagang, petani, dan lainnya karena potensi zakat dari sektor ini belum tergali secara maksimal.
“Jika di desa juga bisa digerakan dalam penggalian zakat, maka Insya Allah kemiskinan di Indramayu secara otomatis akan berkurang bahkan bisa hilang,” tegas bupati.
deni

0 comments:

Pengikut

Langganan via Email

 

Buku Tamu

Arsip Berita