Wednesday, February 15, 2012

Bersatu Membangun Desa


Warga Desa Jatibarang yang pada 7 Desember 2011 telah menyelenggarakan pesta demorasi pemilihan kuwu secara lancar dan sukses. Hal ini perlu dijadikan suri tauladan bagi masyarakat yang lainnya. Selama mejelang, pelaksanaan hingga pasca pemilihan kuwu benar benar mampu menciptakan suasana tertib aman dan damai. Hal itu tercipta karena kesadaran masyarakatnya dalam berpolitik terbilang cukup matang.
Harus diakui bahwa selama pesta demokrasi berlangsung suhu politik di Desa Jatibarang agak menghangat. Dari kubu calon satu dan yang lainnya terus berlomba mencari simpati dan dukungannya. Namun pasca pencoblosan suara, keesokan harinya bagi calon yang kalah bersilaturahmi kepada calon terpilih. Mereka saling maaf-memaafkan, dan saling menyatakan dukungan kepada kuwu terpilih. Bukan hanya calon kuwu bagi para pendukung, relawannya pun ikut serta di dalamnya.
“Kita adalah saudara. Pemilihan kuwu hanyalah sebuah media demokrasi yang harus dijunjung tinggi semua warga masyarakat Jatibarang. Mari kita sama-sama membangun desa tercinta ini,” kata H. Nartawan, Kuwu Jatibarang saat ini.
Menjadi orang nomor satu di Desa Jatibarang bagi H. Nartawan sudah siap dengan sekuat tenaga, dalam upaya melaksanakan amanah dan melayani warga di desanya. Sebelum mencalonkan dia sudah lama berkecimpung menjadi pamong desa dan terakhir menjabat sebagai bendahara.
Kiat dalam kepemimpinannya tiada lain, menegakkan disiplin, jujur, dan transparan, mampu melaksanakan semua program dan tugas pemerintah dan siap melayani kebutuhan dan urusan masyarakat desanya. Kiat seperti itu sebagai tindak lanjut gaya kepemimpinan kuwu sebelumnya, Mardika, S.H. yang telah berhasil menahkodai Desa Jatibarang selama 10 tahun.
Desa Jatibarang merupakan desa perkotaan. Sebuah desa homogen penduduknya, berbeda cara berfikirnya, dan variatif daya nalarnya. Memimpin sebuah desa di sebuah perkotaan kiatnya hanya satu: “didiplin kerja”. Terbukti selama hampir 20 tahun H. Nartawan menjadi pamong, tak pernah ada gejolak masyarakat, karena aparatur desa mampu melayani semua kebutuhan masyarakat itu sendiri.
“Mudah-mudahan kami mampu melaksanakan amanah dari Allah Swt., dan tuntutan masyarakat Desa Jatibarang,” kata H. Nartawan.
• undang

0 comments:

Pengikut

Langganan via Email

 

Buku Tamu

Arsip Berita