Wednesday, January 26, 2011

SMAN 1 Kedokanbunder Sekolah Baru dan Berpotensi

KEHADIRAN SMA Negeri 1 Kedokanbunder yang didirikan tahun pelajaran 2007-2008, disambut antusias masyakat. Terbukti ketika bangunan baru bediri pada awal tahun pelajaran 2009-2010, siswa kelas sepuluh, langsung melonjak dua kali lipa dari tahun sebelumnya yang hanya mendapatkan 70 siswa. Untuk tahun pelajaran 2010-2011 jumlah siswa sebanyak 290 orang.
Karena lonjakan siswa begitu besar, maka kepala SMAN 1 Kedokanbunder, Drs. Asep Rumli, M.Pd. bersama Komite Sekolah kini tengah berupaya untuk mendapatkan ruang kelas baru (RKB), guna menapung siswa kelas sepuluh yang akan datang. Semetara ruangan belajar yang tersedia hanya delapan kelas, ditambah ruang guru dan ruang kepala sekolah.
Asep menyadari karena semenjak didirikan tahun 2007, sambil mencari lahan tanah dan membangun sarana belajar, kegiatan belajar mengajar (KBM) SMAN 1 Kedokanbunder menumpang di sekolah lain. Pada tahun pertama menggunakan bangunan madrasah diniyah Desa Cangkingan. Pada waktu itu masih fillial dengan SMAN Kerangkeng. Tahun kedua di SDN Jalaksana, dan tahun ketiga di SDN Cangkingan.
Tanah yang tersedia untuk membangun sekolah seluas 800 m2, berlokasi di Wilayah Desa Cangkingan. Pada tahun pertama dibangun dua unit RKB dan sebuah ruangan laboratorium IPA. Untuk sementara Laboratorium IPA dipergunakan untuk ruangan kantor tata usaha.
“Mudah-mudahan pada tahun ini RKB sudah terwujud, agar kelas sepuluh tahun pelajaran mendatang bisa pelajar pagi hari,” kata Asep yang sebelumnya menjabat Wakasek di SMAN 1 Kroya
Melonjaknya jumlah siswa pada tahun pelajaran sekarang, menandakan masyarakatnya amat antusias menyekolahkan anaknya ke tingkat lanjutan atas. Seperti yang dipaparkan Kuwu Cangkingan Kudiarto, selama ini warga Kedokanbunder banyak yang sekolah di Kecamatan Karangampel, Juntinyuat, Kerangkeng, Sliyeg, dan Kecamatan Jatibarang. Hal itu dilakukan karena di Kedokanbunder masih belum tersedia SMA ataupun SMK. Padahal SMPN dan SMP swasta sudah lama berdiri.
“Masyarakat.” kata Kudiarto, “amat mendukung atas kehadiran SMAN 1 Kedokanbunder karena sudah lama diidam-idamkan. Apalagi dengan meningkatnya sumber kehidupan pendidikan amat diperlukan agar anak-anaknya menjadi pintar tidak terkalahkan masyarakat di kecamatan lainnya.”
• undang

0 comments:

Pengikut

Langganan via Email

 

Buku Tamu

Arsip Berita