Friday, January 21, 2011

Meningkatkan Mutu Kualitas Pendidikan Madrasah

Menyadari betapa pentingnya Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membina akhlak mulia generasi muda khususnya siswa-siswi sekolah, pemerintah melalui Kementerian Agama sebagai institusi yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan PAI telah menyelenggarakan workshop selama dua hari (16-17/12/2010) yang digelar di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, tepatnya di salah satu hotel di jalan D.I. Panjaitan.

Workshop ini mengangkat tema “Peningkatan Mutu Pendidikan pada Madrasah” dengan menggodok tenaga pendidik dan kepala sekolah negeri MI, MTS, dan MA.

“Workshop ini diselenggarakan sebagai upaya percepatan mutu madrasah dan sosialisasi program pararel dari pusat, dan di daerah selaku pelaksana kebijakan, serta untuk penyamaan kesempatan pendidikan negeri dan swasta antara yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan yang di bawah naungan Kementrian Agama,” ujar Aan Fatullah Anwar, ketua panitia workshop yang juga Bagian Perencanaan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Indramayu.

Menurut Aan, dari tahun ke tahun pihaknya selalu berusaha meningkatkan mutu pendidikan agama sebagai salah satu program prioritasnya. Walaupun penyelenggara pendidikan dari tingkat diniyah awaliyah, MI, Tsanawiyah, Aliyah, sebagian besar swasta. Jumlah sekolah negeri di bawah Kementerian Agama sekabupaten Indramayu sebagai datanya, MI ada lima sekolah, MTs ada tujuh sekolah, dan MA ada empat.

“Yang jelas, output madrasah cepat dipakai di masyarakat dalam rangka pembinaan keagamaan seperti pengajian, majelis taklim, pemberdayaan masjid ataupun kegiatan keagamaan lainnya sampai tingkat terkecil yaitu keluarga, diharapkan penempatan agama sebagai rambu-rambu, basis, dan penanaman akhlak, sehingga peningkatan mutu pendidikan agama dan kualitas manusianya juga tercipta,” jelasnya. Aan juga menambahkan, untuk meningkatkan mutunya, tenaga pendidik di madrasah harus tersertifikasi. Di MI saja harus lulusan Sarjana (S1), sedangkan madrasah diniyyah minimalnya Diploma (D2).

Di sela kegiatan workshop yang kebetulan sedang break siang itu, Aan menyampaikan harapannya kepada pemerintah daerah khususnya bupati yang baru agar ada penyamaan dan kesempatan pendidikan, sering sharing, serta memperjuangkan hak dan harapan hidup layak. • imam

0 comments:

Pengikut

Langganan via Email

 

Buku Tamu

Arsip Berita