Monday, January 31, 2011

Drs. Aan Hendriyawan, M.Si. (Kabag Keuangan Setda Indramayu) ”Sesepuh” Bird Club Indramayu

MASYARAKAT Indramayu ternyata gemar memelihara burung. Penggemarnya bukan hanya orang berduit, pejabat, dan pengusaha saja, tapi masyarakat biasa pun gemar memelihara burung. Salah satu di antara mereka adalah Drs. Aan Hendriyawan, M.Si. yang sehari-hari bekerja sebagai Kepala Bagian Keuangan pada Setda Kabupaten Indramayu.

Banyaknya penggemar burung membuat hampir di setiap kecamatan sewilayah Kabupaten Indramayu telah dibentuk bird club (BC) yang beranggotakan rata-rata lebih dari 50 orang. Seperti Cimanuk BC di Kecamatan Jatibarang, Indramayu BC di Kecamatan Indramayu, Remaja BC di Kecamatan Sindang, Karangampel BC di Kecamatan Karangampel, Sukra BC di Kecamatan Sukra, Terisi BC di Kecamatan Terisi, dll.

Semua perkumpulan BC di daerah-daerah mempercayakan kepada Aan untuk menjadi koordinator penggemar burung di Kabupaten Indramayu. Atas kiprahnya, yang sejak tahun 1997 gemar memelihara burung, semua anggota BC sewilayah Kabupaten Indramayu yang berjumlah lebih dari 500 orang itu sering melaksanakan kegiatan apresiasi festival burung.

Pada Minggu 16 Januari 2011, misalnya, telah diselenggarakan festival burung secara besar-besaran bertempat di Taman Wisata Banjar Indah Desa Bulak Kecamatan Jatibarang. Jumlah peserta saat itu 190 orang yang berdatangan dari beberapa kabupaten/kota sewilayah Jawa Barat, beberapa kabupaten sewilayah Jawa Tengah, Provinsi Banten, dan DKI Jakarta.

Dipilihnya Taman Wisata Banjar Indah sebagai tempat dilaksanakannya festival itu karena tempatnya indah dan rindang serta sarana parkir memungkinkan. Kota Jatibarang amat strategis. Tersedia sarana hotel, stasion kereta api dan berada di jalur pantura, sehingga mudah dijangkau peserta dari berbagai daerah.

Dampak dari festival akbar burung dalam rangka memeriahkan tahun baru 2011 itu, sejumlah hotel di Jatibarang penuh diisi para peserta. Sejumlah masyarakat Desa Bulak ikut mencicipi rezeki, dan tidak sedikit para penggemar burung ikut mengais rezeki dari hasil transaksi jual beli burung.

Maraknya para penggemar burung di Kabupaten Indramayu, kata Aan, telah membuka lapangan kerja bagi masyarakat, seperti memproduksi pakan burung, memelihara jangkrik, pencari kroto, pembuat sangkar burung, pedagang burung, dan peternak burung. Jenis burung yang dipelihara para anggota BC seperti burung Murai Bata, Anis Bata, Kacir, Kenari, Pantet (berokan), dll. “Seekor burung yang sering dilombakan harganya di atas Rp 1.500.000,00. Apalagi jiga si burung tersebut sering menjadi juara, harganya bisa mencapai ratusan juta,” kata Aan. • undang

0 comments:

Pengikut

Langganan via Email

 

Buku Tamu

Arsip Berita